30 Skema Sertifikasi LSPUnismuh Makassar Terverifikasi BNSP, Perluas Layanan Sertifikasi

Makassar – Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Universitas Muhammadiyah Makassar kembali mencatatkan capaian strategis dalam penguatan sistem penjaminan mutu lulusan. Sebanyak 30 skema sertifikasi kompetensi yang dimiliki LSP Universitas Muhammadiyah Makassar kini telah terverifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen Universitas Muhammadiyah Makassar dalam meningkatkan kualitas lulusan melalui penyediaan skema sertifikasi yang relevan dengan kebutuhan program studi, dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA).

Ketua LSP Universitas Muhammadiyah Makassar Dr. Nasrun Syahrir, M.Pd menjelaskan bahwa pada saat awal pengajuan lisensi, LSP hanya memiliki 8 skema sertifikasi. Seiring dengan berkembangnya kebutuhan kompetensi di lingkungan universitas, pada tahun ini LSP kembali mengajukan 22 skema baru yang telah melalui proses verifikasi oleh BNSP. Dengan demikian, total skema sertifikasi yang dimiliki LSP Universitas Muhammadiyah Makassar kini mencapai 30 skema.

Penambahan skema tersebut dilakukan sebagai upaya mengakomodasi kebutuhan kompetensi seluruh program studi, khususnya program-program studi yang telah lama berdiri di lingkungan Universitas Muhammadiyah Makassar. Kehadiran skema yang lebih beragam diharapkan mampu memberikan ruang bagi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu untuk mengikuti uji kompetensi sesuai dengan bidang keahliannya.

Langkah ini juga merupakan implementasi komitmen Universitas Muhammadiyah Makassar dalam mendukung kebijakan nasional mengenai penguatan kompetensi lulusan pendidikan tinggi. Sesuai dengan ketentuan yang berlaku, lulusan perguruan tinggi tidak hanya memperoleh ijazah, tetapi juga berhak mendapatkan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) serta Sertifikat Kompetensi sebagai bukti penguasaan kompetensi yang telah diakui secara nasional dan internasional.

Melalui penambahan jumlah skema sertifikasi tersebut, Universitas Muhammadiyah Makassar berharap semakin banyak mahasiswa yang dapat mengikuti proses sertifikasi kompetensi sebelum menyelesaikan studinya. Sertifikat kompetensi yang diterbitkan melalui LSP berlisensi BNSP menjadi nilai tambah bagi lulusan dalam meningkatkan daya saing di dunia kerja sekaligus memberikan pengakuan resmi atas kompetensi yang dimiliki.

Ke depan, LSP Universitas Muhammadiyah Makassar akan terus melakukan pengembangan skema sertifikasi yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta kebutuhan dunia kerja. Upaya ini menjadi bagian dari strategi universitas dalam menghasilkan lulusan yang unggul, profesional, berdaya saing, dan memiliki pengakuan kompetensi sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), standar khusus, maupun standar internasional yang diakui oleh BNSP.